Fakultas Ilmu Kesehatan

FIK ITSK RS dr. Soepraoen Teguhkan Komitmen Mewujudkan Kampus Sehat

Education goes beyond textbooks and classrooms. We believe in empowering students to explore their passions challenge conventions.

FIK ITSK RS dr. Soepraoen Teguhkan Komitmen Mewujudkan Kampus Sehat

Malang – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) ITSK RS dr. Soepraoen terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kampus yang sehat, aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan melalui program Kampus Sehat FIK.

Kampus Sehat menjadi bagian dari upaya institusi dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan akademik sekaligus mendukung terciptanya proses pendidikan yang berkualitas. Program ini tidak hanya berorientasi pada kesehatan fisik, tetapi juga mencakup kesehatan lingkungan, kesehatan sivitas akademika, keselamatan dan kesehatan kerja, pembelajaran, serta pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang memberikan dampak nyata.

 

Lima Pilar Kampus Sehat FIK

Komitmen institusi diwujudkan melalui lima pilar utama yang saling terintegrasi.

Pertama, Lingkungan Sehat.FIK berkomitmen menciptakan lingkungan kampus yang bersih, nyaman, hijau, dan bebas polusi. Upaya tersebut dilakukan melalui penerapan kawasan tanpa rokok, penyediaan sanitasi dan air bersih yang layak, pengelolaan sampah terpilah, ruang belajar dengan ventilasi dan pencahayaan yang baik, serta pengembangan ruang terbuka hijau.

Kedua, Sivitas Sehat.Kampus mendorong terbentuknya insan yang sehat, produktif, bahagia, dan berdaya. Hal ini diwujudkan melalui skrining kesehatan berkala, perhatian terhadap kesehatan mental, edukasi gizi seimbang dan aktivitas fisik, pencegahan perilaku berisiko, serta tersedianya layanan kesehatan dan konseling.

Ketiga, Pembelajaran Sehat.Lingkungan pembelajaran diarahkan agar berkualitas, aman, inklusif, dan menyenangkan. Materi kesehatan diintegrasikan dalam pembelajaran, didukung metode pembelajaran aktif dan inovatif, lingkungan belajar yang aman dan inklusif, serta pembentukan karakter dan pola hidup sehat.

Keempat, K3 Aman.Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi bagian dari budaya seluruh sivitas akademika. Institusi memperkuat fungsi Tim K3, menyediakan sarana keselamatan seperti APAR, P3K dan jalur evakuasi, serta melaksanakan pelatihan dan simulasi kebencanaan secara berkala.

Kelima, Tridharma Berdampak.Kampus Sehat juga menjadi ruang untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan. Pengembangan penelitian bertema Kampus Sehat, pengabdian masyarakat yang berdampak, inovasi dan hilirisasi hasil penelitian, serta kemitraan dengan berbagai pihak menjadi bagian dari komitmen FIK.

Kampus Sehat sebagai Budaya Institusi

FIK ITSK RS dr. Soepraoen memandang Kampus Sehat bukan sekadar program atau kegiatan sesaat, tetapi sebagai budaya institusi yang perlu diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.

Melalui keterlibatan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh sivitas akademika, Kampus Sehat diharapkan mampu menciptakan ekosistem akademik yang mendukung kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas proses pendidikan.

Komitmen tersebut selanjutnya dilaksanakan melalui sikluskebijakan, program, implementasi, monitoring, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan, sehingga setiap program Kampus Sehat dapat memberikan hasil yang terukur.

“Kampus Sehat bukan hanya tentang lingkungan yang sehat, tetapi tentang membangun budaya hidup sehat, bekerja dengan aman, belajar dengan nyaman, dan menghasilkan Tridharma yang berdampak bagi masyarakat.”

Dengan semangat “Lingkungan Sehat, Sivitas Sehat, Prestasi Hebat”, FIK ITSK RS dr. Soepraoen berkomitmen membangun kampus yang:

AMAN – SEHAT – RESIK – INDAH – NYAMAN

Komitmen ini menjadi bagian dari langkah FIK ITSK RS dr. Soepraoen dalam mewujudkan institusi pendidikan kesehatan yang unggul, inovatif, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Tags: