Fakultas Ilmu Kesehatan

Kegiatan Nurturing Akreditasi S1 Fisioterapi Dilakukan dalam Upaya Meningkatkan Mutu Program Studi S1 Fisioterapi ITSK RS dr. Soepraoen

Education goes beyond textbooks and classrooms. We believe in empowering students to explore their passions challenge conventions.

Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) ITSK RS dr. Soepraoen melaksanakan rangkaian Kegiatan Nurturing Akreditasi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan persiapan akreditasi program studi. Kegiatan ini diselenggarakan dalam empat tahap, yaitu 9 Juni 2026, 23 Juni 2026, 7 Juli 2026, dan 24 Juli 2026. Seluruh rangkaian bimbingan diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan Program Studi S1 Fisioterapi, serta jajaran pengelola Fakultas Ilmu Kesehatan yang terdiri atas Dekan, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, dan Gugus Penjamin Mutu.

Kegiatan nurturing bertujuan untuk memberikan pendampingan serta konsultasi terhadap berbagai komponen yang menjadi indikator penilaian akreditasi. Melalui sesi diskusi yang komprehensif, seluruh peserta melakukan telaah terhadap setiap kriteria akreditasi, mulai dari aspek tata kelola, sumber daya manusia, proses pembelajaran, luaran tridarma, hingga berbagai dokumen pendukung yang menjadi bagian penting dalam penyusunan instrumen akreditasi. Pendampingan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan program studi dalam memenuhi standar mutu pendidikan tinggi yang telah ditetapkan.

Bimbingan akreditasi menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Dr. Tiar Erawan, S.Ft., Physio., M.Kes dari Poltekkes Kemenkes Makassar dan Totok Budi Santoso, SST.FT., M.P.H dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. Berbagai masukan, evaluasi, dan strategi yang diberikan menjadi bekal berharga bagi Program Studi S1 Fisioterapi dalam menyempurnakan dokumen serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Kesehatan ITSK RS dr. Soepraoen menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan budaya mutu dan menghasilkan lulusan fisioterapi yang profesional, kompeten, dan berdaya saing.

Tags: